PROPAMI dan ITSK OJK Bahas Produk FinTech dan Kripto di Pertemuan Silahturahmi

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 30 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Audensi PROPAMI dan OJK: Kolaborasi Strategis Hadapi Tantangan Aset Keuangan Digital, Jakarta (29/1/24).(Doc.PROPAMI)

Foto: Audensi PROPAMI dan OJK: Kolaborasi Strategis Hadapi Tantangan Aset Keuangan Digital, Jakarta (29/1/24).(Doc.PROPAMI)

HELLOCIANJUR.COM – Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) menggelar audensi dengan Komisioner Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi, Jakarta (29/1/24).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Silahturahmi yang bertajuk “Inovasi Teknologi Sektor Keuangan dan Aset Keuangan Digital (AKD)” ini diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang erat antara PROPAMI dan OJK.

Hasan Fawzi, sebagai Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, AKD, dan Kripto OJK, membuka audensi tersebut dengan memberikan penjelasan terkait sektor yang membawahinya.

Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk mendiskusikan inovasi terkini di sektor keuangan, khususnya terkait Aset Keuangan Digital.

Sementara itu Ketua Umum PROPAMI, NS. Aji Martono, selain memperkenalkan Kepengurusan PROPAMI 2023 – 2026, juga menyoroti pentingnya kerjasama antara regulator dan pelaku pasar modal.

Terutama dalam menghadapi dinamika Aset Keuangan Digital yang semakin berkembang.

Ia menyampaikan harapannya pada audensi ini dimana produk produk financial teknologi (fintek), kripto, memungkinkan adanya irisan yang positif antara produk-produk inovatif dan kebutuhan pasar modal yang dapat dijadikan alternatif investasi kedepannya.

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk mendiskusikan isu-isu terkait Aset Keuangan Digital, dan Inovasi Teknologi saja, tetapi juga menjadi langkah awal menuju kolaborasi strategis antara PROPAMI dan ITSK OJK.

Keberhasilan kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan produk-produk keuangan yang lebih efisien dan responsif terhadap tuntutan pasar keuangan yang terus berkembang, serta menjadi langkah penting dalam merespons perkembangan pesat dunia keuangan digital.

PROPAMI dan OJK berkomitmen untuk dapat melakukan kolaborasi guna membantu stabilitas dan pertumbuhan sektor keuangan di Indonesia.

Selain itu, diharapkan audensi ini juga memberikan pandangan yang mendalam terkait perkembangan inovasi teknologi di pasar keuangan dan pasar modal serta kontribusinya terhadap Aset Keuangan Digital di masa depan.***


Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di media online nasional KONTENBERITA.COM

Jangan lewatkan untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Apakabarnews.com dan Haibanten.com.

Berita Terkait

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
Energi Baru Dari Laut, Anjungan OOA Siap Produksi Migas
Strategi Kombinasi Press Release Organik dan Berbayar untuk Komunikasi Efektif
Ridwan Kamil di Depan Gerbang: Delay Super Air Jet yang Membeku
Produksi Jagung RI Surplus 2025, Impor AS Tak Ganggu Ketahanan Pangan
CSA Index Juni 2025 Naik Signifikan, Bukti Sentimen Pasar Saham Berbalik Arah
Ingin Tampil di Media Ekonomi dan Bisnis Nasional? Persrilis.com Siap Publikasikan Press Release Anda!
Komunikasi Strategis Publikasi Press Release, Kunci UMKM Memenangkan Perhatian Media dan Pasar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:25 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:15 WIB

Energi Baru Dari Laut, Anjungan OOA Siap Produksi Migas

Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:15 WIB

Strategi Kombinasi Press Release Organik dan Berbayar untuk Komunikasi Efektif

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:23 WIB

Ridwan Kamil di Depan Gerbang: Delay Super Air Jet yang Membeku

Sabtu, 19 Juli 2025 - 07:39 WIB

Produksi Jagung RI Surplus 2025, Impor AS Tak Ganggu Ketahanan Pangan

Berita Terbaru