Saat Pancasila dan UUD 1945 Terancam, Prabowo Subianto: Partai Golkar Tidak Ragu Beri Pembelaan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 20 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HELLOCIANJUR.COM – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan, Golkar memiliki sejarah penting dalam membela Pancasila dan UUD 1945 di masa-masa kritis.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

“Saat Pancasila terancam, Golkar tidak ragu-ragu membela Pancasila,” kata Prabowo Subianto di acara tasyakuran HUT ke-59 Golkar di DPP Golkar, Jakarta, Jumat, 20 Oktober 2023.

“Sekali lagi, saya ulangi pada saat Pancasila terancam, Golkar tidak ragu membela Pancasila,” tegas Prabowo Subianto.

Oleh karena itu, lanjut Prabowo Subianto, Golkar melahirkan banyak partai politik yang mengedepankan Pancasila dan UUD 1945.

“Golongan Karya melahirkan banyak sekali partai yang juga membela Pancasila, secara murni dan konsekuen,” ujar Prabowo Subianto.

Baca artikel lainnya di sini: Sapu Langit Digital Melayani Jasa Jual Beli dan Akuisisi Portal Berita yang Masih Berjalan dan Berkualitas

Terlahir dari wadah politik yang kuat akan dua hal tersebut, Prabowo Subianto mengaku merasa besar karena Golkar.

Pun saat ini dukungan dari partai tersebut sangat kuat untuk berjuang bersama demi kemakmuran rakyat Indonesia.

“Saya merasakan bahwa saya merasa besar, saya merasa dukungan yang sangat kuat, saya merasa kita berjuang selalu.”

“Untuk rakyat, untuk demokrasi, untuk kebenaran, untuk keadilan, untuk kejujuran untuk kemakmuran rakyat Indonesia,” tuturnya.***

Berita Terkait

Mukhamad Misbakhun Terpilih Aklamasi Pimpin SOKSI, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Di Tengah Pusaran Hoaks dan Gugatan Hukum, Secarik Ijazah Menjadi Medan Politik yang Absurd
Pernah Diajukan 2 Kali dan Terkendala TAP MPR, Soeharto Berpeluang Peroleh Gelar Pahlawan 2025 Ini
Ahmad Muzani Sebut Tak Bahas Mundurnya Hasan Nasbi, Saat Makan Siang Bersama Prabowo Subianto
Usai Laporkan Roy Suryo dkk Soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Periksa Ketua Umum PPN Andi Kurniawan
Termasuk Dapat Kendalikan Narasi Publik, Inilah 5 Manfaat Publikasi Press Release bagi Anggota DPRD
Budi Arie Setiadi Sebut Banyak Partai yang Mau Tampung Jokowi Usai Resmi Dipecat PDI Perjuangan
Pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan Menang hingga di Atas 60 Persen di Pilkada Jawa Barat 2024

Berita Terkait

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Mukhamad Misbakhun Terpilih Aklamasi Pimpin SOKSI, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Sabtu, 17 Mei 2025 - 06:46 WIB

Di Tengah Pusaran Hoaks dan Gugatan Hukum, Secarik Ijazah Menjadi Medan Politik yang Absurd

Kamis, 1 Mei 2025 - 10:01 WIB

Pernah Diajukan 2 Kali dan Terkendala TAP MPR, Soeharto Berpeluang Peroleh Gelar Pahlawan 2025 Ini

Rabu, 30 April 2025 - 10:57 WIB

Ahmad Muzani Sebut Tak Bahas Mundurnya Hasan Nasbi, Saat Makan Siang Bersama Prabowo Subianto

Selasa, 29 April 2025 - 08:05 WIB

Usai Laporkan Roy Suryo dkk Soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Periksa Ketua Umum PPN Andi Kurniawan

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB