BEIJING, 15 Juni 2026 /PRNewswire/ — Pekan Budaya Chen Jinggu yang berlangsung pada 10–12 Juni di Gutian, Provinsi Fujian, Tiongkok bagian tenggara, menarik perhatian ribuan warga dan pengunjung dari berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian 18th Straits Forum.

Photo taken on June 12, 2026 shows a scene of the Linshui Palace in Gutian County of Fujian Province, southeast China. (Xinhua/Li Hao)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gutian selama bertahun-tahun terus menggelar kegiatan bertema budaya Chen Jinggu. Selain dikenal sebagai tempat lahirnya budaya tersebut, Gutian juga menjadi pusat pelestarian tradisi yang telah diwariskan selama berabad-abad. Melalui kegiatan ini, pemerintah setempat ingin menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat lintas-Selat Taiwan.
Menurut Sekretaris Partai Kabupaten Gutian, Xu Feng, penyelenggaraan pekan budaya tersebut berawal dari semangat untuk merawat akar budaya yang sama di antara masyarakat di kedua sisi Selat Taiwan.
Seperti dijelaskan oleh Xu, budaya Chen Jinggu telah berkembang jauh melampaui wilayah asalnya di Fujian timur. Saat ini, kepercayaan tersebut dianut sekitar 120 juta orang yang tersebar di berbagai kuil dan tempat ibadah di seluruh dunia. Ia menilai, warisan budaya Chen Jinggu mencerminkan keberagaman, keterbukaan, dan daya tahan peradaban Tiongkok.
Dalam tradisi masyarakat, Chen Jinggu dihormati sebagai "dewi pelindung perempuan dan anak-anak". Menurut legenda yang berkembang, Chen Jinggu merupakan seorang perempuan pada masa Dinasti Tang yang mendedikasikan hidupnya untuk mempelajari ilmu pengobatan dan membantu masyarakat di sekitarnya.
Nilai-nilai yang terkandung dalam budaya Chen Jinggu tidak hanya menekankan kebajikan, namun juga kasih sayang dan keadilan. Karena itu, budaya ini menjadi salah satu penghubung penting yang mempererat hubungan budaya masyarakat di kedua sisi Selat Taiwan.
Salah satu agenda utama pada tahun ini adalah kegiatan ziarah ke Istana Linshui, tempat yang dikenal luas sebagai kuil leluhur Chen Jinggu. Acara yang berlangsung pada 11 Juni tersebut dihadiri lebih dari 1.000 perwakilan dari berbagai organisasi dan tempat ibadah terkait.
Para peserta datang dari Fujian, Taiwan, Hong Kong, Makau, Guangdong, Zhejiang, serta sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Malaysia, dan Singapura. Dalam kesempatan tersebut, mereka turut menyaksikan peluncuran program percontohan yang bertujuan memperluas pertukaran budaya dan tradisi terkait kepercayaan Chen Jinggu antara masyarakat di kedua sisi Selat Taiwan.
Xu menegaskan bahwa Gutian akan terus mengembangkan tradisi rakyat tersebut sebagai jembatan budaya. Pemerintah daerah juga berupaya memperkuat kerja sama industri dan mendorong kewirausahaan generasi muda agar semakin banyak warga Taiwan yang memilih tinggal, bekerja, dan mengembangkan usaha di Gutian.
Selain Pekan Budaya Chen Jinggu, sejumlah kegiatan lain juga digelar sepanjang minggu ini untuk mempererat interaksi antara generasi muda, perempuan, pelaku usaha, dan komunitas bisnis dari Fujian dan Taiwan. Melalui berbagai kegiatan tersebut, penyelenggara ingin terus menjaga serta menghidupkan nilai-nilai budaya dan tradisi Tiongkok yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Tautan artikel: https://en.imsilkroad.com/p/350977.html











